Home BERITA TERBARU Boikot Sari Roti Terus Berlanjut

Boikot Sari Roti Terus Berlanjut

296
0
SHARE

TS – Terkiat dengan Bikot Sari Roti yang masih berkelanjutan, aksi ini tidak hanya disuarakan lewat media sosial, namun juga tidakan nyata dengan tidak melakukan pembelian kepada produk ini. hal ini berawal dari Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzar Simanjuntak, yang telah melakukan ajakan kepada kaum musil untuk membaikot Sari Roti.

Tidak hanya Dahnil, namun juga Imam Besar FPI, Habib Rizieq yang telah menyerukan hal yang sama, yaitu dengan menyerukan kepada seluruh pendukung dari Aksi 212 ini untuk menghentikan pembelian Sari Roti.

Sehingga dengan ini aksi baikot Sari Roti mulai dilakukan oleh sebagian umat Islam, bahakan dengan adanya hal ini, sekolah teladan nasional, SD Muhammadiyah 4 Pucang Surabaya melakukan penghentian pasokan Sari Roti di lingkup sekolah.

Keputusan yang secara resmi mengenai baikot Sari Roti ini dilakukan pada awal Rabu (7/12) dari hasil keputusan rapat internal pengurus Koperasi Syariah Asy-Syams, yang berada di SD Muhammadiyah 4 Surabaya pada waktu itu.

Sudah diputuskan dalam rapat internal koperasi, dan semua pengurus sudah setuju,” ujar Badan Pemeriksa Koperasi, M. Syaikhul Islam MHI, seperti dikutip dari pwmu.co.

Pohaknya juga telah mengatakan kalau sejak Kamis (8/12/16) lalu sudah tidak melakukan pembelian kepada produk Sari Roti, sehingga kantin yang ada di sekolah dengan 1600 siswa ini sudah tidak menjual produk itu.

Syakikhul mengatakan, aksi baikot Sari Roti ini dilakukan karena kerena mereka merasakan kekecewaan setelah melihat pengumuman yang berasal produsen tersebut, mereka juga telah menganggap bahwa hal tersebut dianggap tendensius.

“Sikap pemilik atau produsen roti tersebut benderang menunjukkan ketidaksimpatiannya terhadap umat Islam terutama mereka yang tergabung pada aksi tersebut. Dia lupa dan tak menyadari bahwa konsumen terbesar dari roti produksinya adalah umat mayoritas di negeri ini,” tegasnya.

Seruan terkait dengan Baikot Sari Roti ini juga telah berdampak pada beberapan penjualan pedagang keliling di beberapa titik. Di perumahan Bukit Cimanggu City Kota Bogor salah satunya, pedagang Sari Roti yang biasanya berjualan setiap hari tiba tidak melakukan penjualan lagi.

“Sudah satu minggu gak lewat. Kasihan juga tuh, mungkin gak ada orang beli. Soalnya aksi boikot di medsos dan grup WhatsApp ibu-ibu sangat ramai,” ujar Rosmawati, salah satu warga di Cimanggu City.