Home BERITA TERBARU Kena Pelet! Pasangan Selingkuh Tak Bisa Lepas Saat Bercinta

Kena Pelet! Pasangan Selingkuh Tak Bisa Lepas Saat Bercinta

929
0
SHARE

TS – Inginkan berselingkuh alias berzina! Sebaiknya anda fikirkan dahulu sebelum terlanjur, sebab bila peristiwa semacam ini yang terjadi pada diri anda, maka malu maupun aibnya luar biasa.

Contohnya, pasangan selingkuh di Kisii County, Kenya, ini menanggung malu yang tidak bisa di ungkapkan.

Ketahuan selingkuh saja pasti membuat diri anda demikian hinanya. Namun bagaimana disaat pasangan ini kepergok berzina dalam kondisi tak bisa dipisahkan. Pasalnya, alat kelaminnya menjadi lengket.

Ditulis oleh The Daily Mail pada Sabtu (18/12/2016), pasangan selingkuh itu ketahuan dikarenakan mereka tak dapat dipisahkan saat sedang berbuat intim.

Alat kelamin mereka -maaf- keduanya sama melekat serta tak dapat dipisahkan. Sehingga mereka terpaksa berteriak minta tolong pada warga sekitar, agar membawa mereka ke rumah sakit!

Sontak saja, dalam waktu singkat warga berkerumun datang seketika warga pun sontak kaget menyaksikan peristiwa tersebut. Tanpa piker panjang warga beramai-ramai membawa mereka ke rumah sakit.

Menurut media setempat, wanita yang menikmati hubungan intim itu sudah bersuami. Lebih mencengangkan lagi sesudah media setempat menghubungi suami dari si wanita. Ternyata keterangan dari sang suami diluar akal sehat.

Pasalnya sang suami mengakui,kalau ia sebelumnya telah meminta bantuan kepada salah seorang dukun, untuk memohon serta membuatkan ramuan anti selingkuh.

Ramuan itu lalu diam-diam dicampurkan ke makanan istrinya. Dikatakan sang suami kalau ramuan dari dukun itu mampu mempelet istrinya bila berselingkuh, sehingga peristiwa semacam inilah yang didapat oleh istrinya.

Diakuinya, jauh-jauh hari dia (suami) telah berprasangka buruk terhadap tingkah laku istrinya, mengingat sang suami sering melancong untuk kebutuhan usaha.

Catatan Redaksi: Perselingkuhan (zina) adalah perbuatan yang keji dan buruk. Datangkan malapetaka, merusak kehidupan dunia dan agama seseorang, mematikan rasa malu, mencoreng kehormatan, menyeret ke segala keburukan yang diakhiri dengan kekejian.