Home BERITA TERBARU Ribuan Suku Asli Amerika Lakukan Aksi Demo Jelang Pelantikan Trump  

Ribuan Suku Asli Amerika Lakukan Aksi Demo Jelang Pelantikan Trump  

264
0
SHARE
Anti-Trump protesters rally outside Republican presidential candidate Donald Trump's election rally event in San Diego, California, on May 27, 2016. / AFP PHOTO / Mark Ralston

North Dakota – Saat Menjelang pelantikan presiden terpilih AS, Donald Trump, ribuan orang turun ke jalan memrotes pembangunan pipa minyak di Dakota Utara, AS. Pembangunan pipa minyak senilai 3,8 miliar dollas AS yang didukung oleh Trump itu telah mencaplok kawasan mereka dan membahayakan pencemaran air di lingkungan mereka.

Demo berturut-turut yang sudah berlangsung sejak pertengahan tahun 2016 lalu itu, kembali memanas jelang pelantikan Donald Trump. Presiden terpilih AS itu gencar untuk memperbesar eksploitasi energi fosil, namun mendapatkan kecaman dari warga suku asli yang mendiami kawasan tersebut.

Kelanjutan pembangunan pipa minyak yang dilakukan jelang pelantikan Trump yang dilakukan pada Jum`at (20/01) mendapat tentang suku asli Sioux, yang didukung oleh aktivis lingkungan hidup. Berujung demonstrasi itu berakhir rusuh. Mereka, para pemrotes, membuat wahana “standing rock Sioux” yang banyak mendapat dukungan suku asli Amerika, Sioux.

Suku asli Amerika dan pegiat lingkungan mengatakan bahwa pembangunan pipa minyak akan mencemari sumber air dan mengancam keberlangsungan lahan adat yang sakral.

“Jelang pelantikan, masyarakat ingin memastikan suara mereka masih didengar selagi masih ada kesempatan. Ada kemungkinan, saat presiden baru dilantik, suara kami tidak lagi jadi pertimbangan,” kata Benjamin Johansen (29), seorang pemahat kayu suku Sioux dari Iowa yang telah bertahan di kamp selama dua bulan, seperti dikutip dari reuters.

Menurut laman cbc.ca, tiga orang telah ditangkap polisi pada Selasa (17/01) karena mendekati lokasi Dakota Acces Pipeline tanpa izin.

Rencananya, sebuah pipa juga akan dibangun di sepanjang bawah Danau Oahe, sebuah penampungan besar yang dibentuk oleh bendungan di Sungai Missouri.

Polisi setempat, Morton County, mengatakan tiga orang yang ditangkap itu didakwa pidana masuk tanpa izin, menghasut kerusuhan.