Home BERITA TERBARU Pelayanan Inovatif, Kelurahan Lolong Belanti Terapkan PATEN

Pelayanan Inovatif, Kelurahan Lolong Belanti Terapkan PATEN

321
0
SHARE

Padang, targetsumbar.com – Ternyata penerapan Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan atau disebut PATEN tidak hanya terbatas di kantor camat. Di Kelurahan Lolong Belanti, Kecamatan Padang Utara, juga memerapkan pelayanan publik yang mengadopsi model PATEN.

Lurah Lolong Belanti Rini Anggraini menyebutnya sebagai “PATEN mini” karena berada di kelurahan dengan ruang lingkup lebih kecil.

“Tujuannya tentu sama, memberikan pelayanan yang berkualitas sesuai harapan masyarakat, ” kata Lurah Rini saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (23/2/2017).

Menurut Rini, salah satu latar belakang diterapkannya PATEN mini di Kelurahan Lolong Belanti karena kepuasan masyarakat masih rendah. Ditandai masih banyaknya keluhan-keluhan terhadap penyelenggara pelayanan publik, baik yang berkaitan dengan prosedur pelayanan berbelit-belit, kelambatan dalam pengurusan, biaya yang tidak terjangkau maupun sikap petugas pelayanan yang tidak mencerminkan sikap sebagai abdi masyarakat.

“Kita ingin memberikan kepuasan kepada masyarakat yang diawali dengan pelayanan yang baik. Dengan sendirinya, partisipasi masyarakat akan meningkat dan semangat keswadayaan akan tumbuh, ” beber wanita pamong muda jebolan IPDN itu.

Lebih lanjut Rini mengatakan, sebagai kelurahan terdepan di Kecamatan Padang Utara dengan warga dari berbagai latar belakang, tentu menuntut inovasi pelayanan yang lebih berkembang.

“Menyadari hal itu, kami berpikir bagaimana mewujudkan pelayanan satu pintu yang cepat dan profesional sehingga mengadopsi PATEN yang ada di kecamatan, ” imbuhnya.

berhadapan langsung dengan masyarakat dengan berbagai macam latar belakang, kebutuhan dan tuntutan yang selalu berubah dan berkembang.

PATEN merupakan penyelenggaraan pelayanan publik di kecamatan yang proses pengelolaannya mulai dari permohonan sampai ke tahap terbitnya dokumen dilakukan dalam satu tempat. Satu tempat disini berarti cukup melalui satu meja atau loket pelayanan. Hal itu sesuai Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 4 tahun 2010 tentang Pedoman PATEN. Ditindaklanjuti dengan Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 238 – 270 tentang Petunjuk Teknis Pedoman Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan.(DU/Rizki)