Home BERITA TERBARU Jenderal Gatot Tegaskan Tidak Akan Bisa Diajak Kudeta

Jenderal Gatot Tegaskan Tidak Akan Bisa Diajak Kudeta

195
0
SHARE

Jakarta, targetsumbar.com – Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo menegaskan tidak ada upaya makar terhadap pemeritanhan Presiden Joko Widodo, yang sebelumnya digemborkan oleh pemberitaan media masa saat ini. Gatot sendiri juga menegaskan bahwa dirinya sama sekali tidak terkait dengan upaya makar apabila memang ada upaya itu.

Hal itu telah dilontarkan oleh Gatot pada hari Kamis 4 Mei 2017 malam, pada talkshow yang berjudul ‘Rosi’ yang disiarkan langsung oleh Kompas TV. Dimana Rosiana Silalahi yang merupakan pimpinan Redaksi Kompas TV menanyakanterkait aksi unjuk rasa yang diduga telah ditunggangi oleh aksi maker, dan juga rayuan untuk Gatot masuk ke dalam politik praktis.

Mendapatkan pertanyaan tersebut, Gatot sendiri mengaku bahwa memang ada pihak yang berusaha untuk menggoda dirinya terjun ke dalam dunia politik. Gatot mengatakan “Kalau dirayu masuk partai ada, diajak pensiun sama-sama juga ada”.

Mengetahui jawaban dari Gatot, Rosiana Silalahi mencoba untuk mendalami apakah ada yang berusaha menggoda Gatot. Rosi bertanya “Kalau sesuatu terjadi maka Anda pilihan kami’, pernah Anda digoda seperti itu?”.

Mendapatkan pertanyaan tersebut, Gatot pun menjawab “Saya bukan dikatakan digoda ya, tapi yang dikatakan Profesor (Salim Said) tidak semudah itu. Apakah bisa 10 juta demo turunkan Presiden? Enggak bisa. Presiden dipilih secara konstitusi maka diturunkan secara konstitusi pula”.

Lalu Gatot menjelaskan “Jadi kalau orang sudah tahu sikap saya, enggak akan ajak saya lagi. Percuma! Orang (sudah) gila, (kalau) ajak-ajak saya”. Isu makar ini telah merebak pada saat isu unjuk rasa untuk menuntut keadilan di dalam kasus penistaan agama yang telah menyebabkan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama sebagai terdakwa dalam kasus tersebut.

LEAVE A REPLY