Home BERITA TERBARU Percakapan WA Remehkan Anggota Dewan Kota Padang ‘Bocor’

Percakapan WA Remehkan Anggota Dewan Kota Padang ‘Bocor’

205
0
SHARE

Padang, TS  – Sebuah percakapan di grup whatsapp (wa) instansi Satpol PP Kota Padang ‘bocor’ keluar. Beberapa di antaranya berisi nada meremehkan terhadap anggota DPRD Kota Padang sehingga membuat anggota dewan meradang.

Kalimat-kalimat bernada meremehkan dan mencemooh anggota dewan tersebut diduga ditulis oleh Kepala Satpol PP Kota Padang. Menanggapi hal itu, Anggota Komisi I DPRD Kota Padang Iswanto Kwara mengingatkan Kasatpol PP Padang untuk bisa bercermin diri dan menjaga etika. Selaku mitra dengan DPRD Padang, tidak pantas ucapan yang dikeluarkan seorang kepala OPD untuk meremehkan anggota dewan, walau itu hanya sekadar percakapan di grup WA.

“Saya sangat heran dengan apa yang ada dalam pikiran Kasatpol PP Padang. Setelah membaca screenshoot percakapan grup WA Kepala Satuan Satpol PP Kota Padang di sana berisikan makian, meledek, meremehkan dan nada menantang terhadap anggota DPRD Padang. Apa maksudnya seorang pimpinan OPD berbicara demikian? Apa maksud menyebutkan bahwasanya anggota DPRD Padang ‘meleset’ dan akan menandai satu persatu anggota dewan serta akan membalasnya,” kata Iswanto Kwara, Kamis (3/8).

Salah satu kutipan percakapan tersebut tertulis, ”kita tidak perlu jawab, kita dengarkan sambil angguk- angguk kayak orang bodoh. Mereka orang-orang hebat sekolahnya tinggi-tinggi, bakatinting liau-liau mancaliakkan kehebatannya. Hadir kita ramai-ramai, perhatikan omongan mereka dan tandai satu-satu. Kita balas pada waktunya”.

“Ini sama sekali tidak bagus, seakan apa yang kita bicarakan atau bahas selaku DPRD bersama mitra kerja yakni Satpol PP itu sendiri seakan dianggap remeh dan tak ada artinya,” kata Iswanto menyesalkan.

Menurut Iswanto, seorang pimpinan harusnya memiliki etika dan sopan santun, serta tidak mengompori anggota atau bawahan di instansinya. Karena itu, ia berharap walikota Padang untuk segera memberikan teguran keras pada kepala OPD -OPD nya. Pasalnya, akhir – akhir ini dilihat terjadi hal yang tidak mencerminkan sifat seorang pimpinan. Seperti tindakan Kadis Perdagangan beberapa waktu lalu pada seorang PKL di Pasar Raya Padang, walaupun itu sudah damai tidak masalah lagi. Sekarang malah Kasatpol PP Padang yang seakan menantang anggota DPRD Padang. ‘

“Walikota harus mengajarkan tentang etika pada OPDnya. Kalau tidak, biar saya yang mengajarkannya,” tegas politisi PDI Perjuangan itu.

Lebih lanjut dikatakan, dengan bocornya percakapan itu bisa dilihat bagaimana kepala Pol PP Padang itu dalam memimpin instansinya. Dengan bocornya percakapan di grup WA berarti ada bawahan atau anggota Satpol PP itu sendiri yang tidak senang dengan kepemimpinannya. Sehingga percakapan yang harusnya hanya lingkungan Pol PP yang tahu, malah tersebar keluar.

“Harusnya Kasatpol PP bercermin diri dalam hal ini. Ke depan jangan asal bicara apalagi meremehkan kami di DPRD Padang,” tutupnya.

Sementara itu, Kasatpol PP Padang Dian Fakhri ketika dihubungi melalui selulernya beberapa kali oleh media ini melalui selulernya tidak menjawab, padahal selulernya diangkat. (pm)

LEAVE A REPLY