Home BERITA TERBARU Menkeu Hibahkan 5 Ton Beras Dan 1 Unit SpeedBoat Hasil Tegahan

Menkeu Hibahkan 5 Ton Beras Dan 1 Unit SpeedBoat Hasil Tegahan

183
0
SHARE

Karimun, TS – Kunjungan kerja Menteri Keuangan ke Kantor Wilayah Khusus DJBC Kepulauan Riau di Tanjung Balai Karimun. Pada kunjungan kerja ini sekaligus gelar konferensi pers atas hasil penindakan DJBC khusus wilayah Kepri dan DJBC Tipe B Batam, Jumat, (08/9/2017).

Dari berbagai hasil penindakan yang dilakukan DJBC Khusus Kepri dan DJBC Tipe B Batam berupa Ballpress sebanyak 9.958 ball dan 70 karung yang dimuat dalam 11 kapal dari Port Kilang, Malaysia dengan tujuan Tanjung Balai Asahan, Indonesia tanpa dilindungi dokumen yang sah.

Dari 11 kapal ini diperkirakan nilai barang mencapai Rp20 Miliar dengan jumlah tersangka 10 orang, dijerat dengan pasal 102 huruf a Undang-Undang Kepabeanan.

Selain itu, hasil penangkapan DJBC Khusus Kepri berupa Handphone sebanyak 28.057 unit, 45 unit Drone yang di muat dalam 2 unit speedboat, dari Negara Singapore menuju Batam tanpa dokumen dengan total kerugian diperkirakan mencapai Rp. 34 Milliar. Jumlah tersangka 5 orang dan dijerat pasal 102 huruf a undang-undang kepabeanan. Barang tersebut ditetapkan menjadi Barang bukti dan Barang Dikuasai Negara (BDN).

Dalam kunjungan Kerja Menkeu ini juga dilakukan pemusnahan terhadap barang hasil penindakan berupa 8.607 ball dan 70 karung ballpress.

Sementara terhadap sisanya sebanyak 1.351 ball akan digunakan untuk pembuktian di persidangan dan dimusnahkan kemudian.

“Pemusnahan dilakukan guna menghindari risiko penyakit yang mungkin dibawa dari pakaian bekas tersebut, juga peredaran pakaian bekas ilegal dapat mengganggu industri tekstil dalam negeri”, ujar Sri Mulyani selaku Menkeu.

Pada kesempatan yang sama, Menkeu juga menghibahkan 5 ton beras hasil penindakan KPU BC tipe B Batam dari Kapal KM. Mulia Abadi kepada Yayasan Permate dan Yayasan Al-Kautsar Batam dan satu unit speedboat kepada Pemerintahan Kabupaten Karimun.

Diakhir Kunjungan Kerja Menkeu ini, Sri Mulyani menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan Operasi Patroli Laut DJBC yang telah dilaksanakan secara berkesinambungan dan sinergis dengan Kementerian dan lembaga lain dan telah membuahkan berbagai hasil penindakan.

Menkeu juga mengajak seluruh pelaku usaha untuk dapat menjalankan usaha secara legal, karena legal itu mudah. Dengan begitu, setiap individu telah ikut berkontribusi dalam menciptakan perekonomian Indonesia yang bersih, adil, dan transparan sehingga dapat mengoptimalkan penerimaan negara untuk kemakmuran rakyat.(kd)

LEAVE A REPLY