Home BERITA TERBARU Bupati Chusnunia Didemo Masyarakat Lampung Timur

Bupati Chusnunia Didemo Masyarakat Lampung Timur

168
0
SHARE

Lampung, TS –  Masyarakat Kabupaten Lampung Timur didampingi LSM Kesatuan Aksi Mahasiswa dan Pemuda Untuk Demokrasi (KAMPUD) melakukan orasi atas dugaan keterlibatan Bupati Lampung Timur Chusnunia dalam rangkaian perkara korupsi kolusi dan Nepotisme (KKN), Selasa (31/10/) di depan Gedung DPRD setempat.

Dalam orasinya, Ketua KAMPUD Lamtim Fitri Andi mengatakan, berdasarkan pantauan objektif pihaknya selaku masyarakat Lampung Timur terkait rangkaian perkara KKN yang di duga melibatkan Chusnunia selaku bupati Lampung Timur. Maka dengan ini kami menyatakan sikap kepada aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas perkara KKN tersebut sekaligus mendesak DPRD Lamtim membentuk pansus hak angket.

Selain itu, Adapun penjelasan dan alasan orasi tersebut meminta kepada ketua KPK RI, dan PPATK untuk segera mengusut tuntas pemeriksaan kesaksian Chusnunia atas tersangka Charles Jones Mesang dalam perkara KKN di Dirokterat P2KTrans kementrian tenaga kerja dan Transmigrasi.

Masih dalam aksi tersebut, masyarakat Lampung Timur meminta supervesi KPK RI terkait kasus pungli (JKN) tahun anggaran 2016/2017 sebagai tersangka Renny Andriyanti Putri dan Evi Darwati selaku kepala dinas kesehatan Lamtim dalam operasi tertangkap tangan (OTT) oleh Polda Lampung yang saat ini tengah mengikuti persidangan di Bandar Lampung.

Dalam hal ini kami masyarakat Lampung Timur meminta Kajati Lampung dan kepala pengadilan negeri Bandar Lampung untuk menghadirkan kesaksian Bupati Lamtim dalam persidangan itu.

“Saudari Evi Darwati yang saat itu Kadis Kesehatan Lamtim adalah bawahan Bupati Lamtim,” ucapnya dalam kesempatan itu.

Selanjutnya masyarakat meminta agar pemerintah Lampung Timur yang saat ini di bawah kepemimpinan Chusnunia untuk berpihak kepada pengusaha kecil yang lemah ketimbang pengusaha berkantong tebal (indomart di dusun menir I 38 B desa Banjar Rejo).

Bahkan dalam orasinya Masyrakat meminta kepada KPK RI, PPATK dan Kajati Lampung untuk mengusut tuntas adanya dugaan tindak pidana pencucian uang yang diduga melibatkan Bupati Lamtim terkait pembelian rumah makan Yanti di desa Sukadana Ilir Kecamatan Sukdana oleh Rida Rotul Aliyah sebagai orang kepercayaan atau orang terdekat Bupati.

“Pembelian rumah makan Yanti ini dengan harga satu miliar dua ratus juta rupiah, dan ini disesuaikan dengan pemberitaan salah satu media online di Lamtim,”jelasnya.

Pada kesempatan itu, Nanik Ermin Astusti dari komisi IV Fraksi PKS mengatakan, apa yang menjadi tuntutan masyarakat tentunya ini akan segera ditindaklanjuti.

“Harapan kami itu terbentuk  akan tetapi hal ini dilaporkan terdahulu ke pimpinan. Sedangkan Dari komisi ssatu akan memanggil dinas yang bersangkutan terkait berdirinya Indomaret tersebut.  (kd)

LEAVE A REPLY