Home BERITA TERBARU Dituduh Lecehkan Kaum Perempuan, Pendeta Terkemuka Ini Didepak Dari Jabatan Presiden Seminari

Dituduh Lecehkan Kaum Perempuan, Pendeta Terkemuka Ini Didepak Dari Jabatan Presiden Seminari

217
0
SHARE

Target Sumbar – Pemimpin Baptis atau pendeta terkemuka, Paige Patterson (75) resmi didepak dari jabatannya sebagai Presiden Seminari Teologi Southwestern Baptist di tengah momen evangelis

Dilansir dari Washington Post, keputusan tersebut merujuk pada reaksi besar-besaran para perempuan yang kesal atas komentarnya di masa lalu.

Diketahui, komentar tersebut dianggap sebagai seksis dan merendahkan kaum perempuan. Dampak Mohamed Salah, Orang Inggris yang Salat di Masjid Meningkat Tajam

Setelah terjadi diskusi selama 13 jam, para wali seminari menunjuk D. Jeffrey Bingham, dekan seminari sekolah teologi, sebagai presiden sementara.

Sekitar 30 wali laki-laki dan 3 wali perempuan dari 1200 mahasiswa seminari Texas menghadiri pertemuan yang mana membahas kelanjutan nasib Patterson, Selasa (22/5).

Dalam beberapa pekan terakhir, Patterson mendapat kecaman karena komentar yang ia buat antara tahun 2000 dan 2014 tentang perempuan, termasuk berkomentar tentang sosok gadis remaja ideal dan mengeluarkan opini bahwa seminari perempuan harus lebih bekerja keras agar terlihat menarik.

Sementara itu ia juga sempat mengatakan bahwa perempuan yang dilecehkan harus tinggal bersama suami mereka. Komentar-komentar di atas mengundang protes para perempuan.

Ribuan perempuan Southern Baptist menandatangani petisi yang meminta dewan pengurus seminari untuk menggulingkan Patterson dari jabatannya.

Dilaporkan pula bahwa Patterson diduga memberi saran kepada seorang perempuan korban perkosaan untuk tidak melaporkan pelaku kepada polisi.

Sebaliknya, Patterson hanya menuyuruh sang perempuan untuk memaafkan tindakan terdakwa. Ketua Dewan Seminari, Kevin Ueckert menegaskan bahwa Patterson jelas melanggar undang-undang tentang penyerangan dan pelecehan.

Apalagi, seminari sendiri berdiri melawan segala bentuk pelecehan.**

 

tribunjatim

LEAVE A REPLY