Home BERITA TERBARU Diminta AS, DK PBB Akan Sidang Bahas Serangan Roket ke Israel, Militer...

Diminta AS, DK PBB Akan Sidang Bahas Serangan Roket ke Israel, Militer Merespons Serangan

177
0
SHARE

New York, TS – Dewan Keamanan PBB akan menggelar sidang untuk membahas serangan-serangan roket Palestina ke Israel. Sidang tersebut akan digelar atas permintaan Amerika Serikat yang menginginkan DK PBB mengutuk serangan roket tersebut.

Kelompok Hamas dan Jihad Islam mengklaim melakukan serangan roket dan mortir dari Jalur Gaza tersebut. Militer Israel merespons serangan tersebut dengan melancarkan serangan-serangan udara ke basis-basis kelompok milisi Palestina itu. Ini merupakan konfrontasi terburuk sejak perang tahun 2014 antara Israel dan para milisi Palestina di Jalur Gaza yang dikuasai Hamas.

“Mortir-mortir yang ditembakkan oleh para militan Palestina mengenai infrastruktur sipil, termasuk sebuah Taman Kanak-kanak (TK),” kata Duta Besar (Dubes) AS Nikki Haley dalam statemen seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu (30/5/2018).

“Dewan Keamanan harus marah dan menanggapi serangan kekerasan terbaru yang ditujukan pada warga sipil Israel yang tidak bersalah, dan pemimpin Palestina harus bertanggung jawab atas apa yang mereka perbolehkan terjadi di Gaza,” imbuh Haley.

AS meminta agar DK PBB menggelar sidang pada Rabu (30/5) waktu setempat guna membahas draf statemen yang diedarkan AS. Dalam draf tersebut, DK PBB diserukan untuk mengutuk “sekeras-kerasnya tembakan roket sembarangan oleh para militan Palestina di Gaza terhadap Israel”.

DK PBB akan mendengarkan laporan dari utusan PBB untuk Timur Tengah, Nickolay Mladenov dalam pertemuan yang dijadwalkan digelar pada Rabu (30/5) pukul 15.00 waktu setempat itu.

Dalam draf yang diajukan AS tersebut, DK PBB diserukan untuk mendesak agar Hamas, Jihad Islam dan kelompok milisi lainnya menghentikan semua kekerasan dan aksi provokasi, termasuk di sepanjang pagar perbatasan Gaza, dan berhenti membahayakan nyawa warga sipil lewat aksi-aksi mereka.”

Selama ini sikap DK PBB selalu terbagi mengenai kekerasan di Gaza. Tidak jelas apakah draf statemen yang diajukan AS itu akan mendapat dukungan penuh anggota DK PBB

LEAVE A REPLY