Home BERITA TERBARU Dinasti Dewan Pers Digoyang Dewan Pers Independen

Dinasti Dewan Pers Digoyang Dewan Pers Independen

241
0
SHARE

TS – Tak kurang dari 17 organisasi wartawan yang bergabung dalam Sekretariat Bersama (Sekber) Pers Indonesia, akan menggelar Musyawarah Besar tanggal 18 Desember 2018 di Sasono Utomo, Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta, dengan agenda utama adalah mendeklarasikan Dewan Pers Independen. Jumlah konstituen organisasi wartawan ini sangat jauh lebih banyak ketimbang konstituen Dewan Pers yang sudah ada.

Dari informasi yang dihimpun, Dewan Pers Independen ini dilakukan para aktifis pers yang menilai bahwa Dewan Pers tidak menjalankan tugas dan amanatnya menjaga kebebasan pers di Indonesia.

Terlebih dalam kurun waktu 3 tahun belakangan ini, banyak kriminalisasi yang dialami oleh para awak media khususnya media-media kecil/menengah ketika pemberitaan itu terkait dengan kritikan, institusi kepolisian diperalat sebagai penegak hukum, membredel dengan undang-undang ITE, pencemaran nama baik, dan sebagainya untuk menjebloskan wartawan atau redaksi yang membuat berita.

Ketua Tim Pelaksana Muber Pers Indonesia, Wilson Lalengke, S.Pd, M.Sc, MA dalam siaran persnya menyampaikan bahwa musyawarah besar ini diikuti tidak kurang dari 17 organisasi pers nasional yang ada di Indonesia untuk mendeklarasikan Dewan Pers Independen.

Kemudian membacakan aspirasi dan tuntutan dari Pers Indonesia untuk mewujudkan Kemerdekaan Pers dan kehadiran negara dalam pemberdayaan masyarakat pers di Indonesia, ungkap Wilson alumni Lemhanas PPRA-48 ini kepada media.

Menurutnya, musyawarah besar ini merupakan momentum kesadaran dan kebangkitan bangsa Indonesia untuk menjadikan sarana publikasi sebagai bagian yang tidak bisa diabaikan peran dan fungsi strategisnya bagi pembangunan bangsa dan negara.

Media Pers tidak hanya berfungsi sebagai media informatif, tetapi juga sebagai alat kontrol sosial yang berperan untuk menjaga dan melindungi banyak orang atas tindakan segelintir atau sekelompok orang yang melakukan perbuatan yang sewenang-wenang, ujarnya.

Akan tetapi, pers saat saat ini sudah ciderai oleh banyak oknum untuk membungkam pers demi kepentingan pengusaha, penguasa dan pemodal, tegas Wilson. (rinaldo/red)

Foto: ilustrasi.

LEAVE A REPLY