Home BERITA TERBARU Wabup Dharmasraya H. Amrizal Dt Rajo Medan Hadiri Pengajian Akbar Milad ke...

Wabup Dharmasraya H. Amrizal Dt Rajo Medan Hadiri Pengajian Akbar Milad ke 4 MP3D

209
0
SHARE

Pulau Punjung, TS – Wakil Bupati Dharmasraya, H. Amrizal Dt Rajo Medan, menghadiri Pengajian Akbar dalam rangka Milad ke 4 Majelis Pimpinan Pondok Pesantren Dharmasraya (MP3D), yang diselenggarakan di Pondok Pesantren Pembangunan Pulau Punjung, Sabtu (16/02).

Pengajian Akbar yang menghadirkan pendakwah kondang, Ustadz Maruli Hasibuan (dari Riau) dan KH. Tengku Zulfadli (dari Banda Aceh) ini juga tampak dihadiri oleh Wakapolres, Kepala Kantor Kementerian Agama. Ketua MUI, Camat, Wali Nagari, Pimpinan Ponpes dan para santri se Dharmasraya.

Dalam sambutannya, wabup atas nama Pemerintah Kabupaten Dharmasraya mengucapkan selamat atas berlangsungnya Milad ke 4 MP3D. “Semoga milad ini menjadi jembatan ke arah penyempurnaan dan pengembangan lembaga-lembaga pendidikan Ponpes se Dharmasraya. Khususnya dalam membentengi moralitas umat islam dan menjadi lembaga sosial yang mampu melakukan perubahan masyarakat di lingkungannya ke arah transformasi nilai-nilai keagaman dan kebangsaan,” ujar wabup.

Kehadiran Ponpes, sambung wabup, tidak lepas dari tantangan keulamaan dalam masyarakat yang sedang berubah. Seiring dengan peningkatan modernisasi, kehidupan masyarakat dan bangsa Indonesia pun terus berubah dan berdampak pada pola pengamalan keagamaan yang lebih rasional dan fungsional.

Sebagai implikasi dari hal ini, sebut wabup, otoritas keulamaan harus berhadapan dengan aneka tuntutan masyarakat pada seluruh aspek kehidupan yang condong ke nilai pragmatis. Oleh karena itu, dapat dipahami jika ditengah masyarakat yang berubah tersebut diperlukan upaya penyegaran dan pembaharuan pemahaman ajaran agama sejalan dengan tuntutan aktual masyarakat. Pada saat yang bersamaan, juga perlu dilakukan berbagai upaya yang mengarah kepada spiritualisasi berbagai segi kehidupan.

“Tetapi satu hal yang dapat kita catat bahwa betapapun besarnya perubahan yang melanda ondok pesantren itu, pondok pesantren harus tetap pondok pesantren sebagai tempat pendidikan agama islam dan tempat pendidikan ulama,” pungkas wabup.

 

humas

LEAVE A REPLY