Home BERITA TERBARU Kepedulian Baznas Padang Terus Ditunjukan, Syafriadi Autid Kunjungi Pedagang Kecil Tidak Mampu

Kepedulian Baznas Padang Terus Ditunjukan, Syafriadi Autid Kunjungi Pedagang Kecil Tidak Mampu

191
0
SHARE

Padang, Target Sumbar – Kepedulian Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Padang terhadap warga kurang/tidak mampu “Terus Ditunjukan”. Berbagai terobosan dan gagasan makin di ikhtiarkan. Tujuannya jelas, bagaimana melahirkan pedagang kecil ataupun warga yang tadinya berstatus miskin atau mustahik dapat berubah menjadi muzakki.

Dalam perjalanannya, Baznas Padang terus mengoptimalkan pendistribusian dan pendayagunaan zakat untuk pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat, serta menggerakkan dakwah Islam untuk kebangkitan zakat nasional melalui sinergi ummat.

Kali ini, seorang warga kategori miskin/pedagang kecil keliling kurang mampu, Ernawati  yang berdomisili di Kelurahan Padang Sarai, Kecamatan Koto Tangah Kota Padang dikunjungi Baznas Padang. Dalam kunjungan itu, dipimpin langsung Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan, H. Syafriadi Autid bersama TIM survei yakni Industriadi dan Delfi, Rabu (14/08).

Dikatakan H. Syafriadi, pada dasarnya tidak ada manusia yang ingin hidup dalam kondisi serba kekurangan, setiap orang ingin usahanya sukses. Terkadang keadaan memang seringkali memaksa seseorang berada dalam situasi berkekurangan (miskin). Banyak orang yang berjuang untuk keluar dari kondisi miskin. Karenanya, dorongan terbaik adalah dengan menanamkan pola fikir (mindset) berusaha keras dengan tetap selalu bersyukur.

“Kemiskinan itu hanya sebuah keadaan, yang InsyaAllah suatu waktu akan bisa berubah/berganti. Kemiskinan adalah UJIAN yang diberikan Allah SWT kepada kita. Ujian selayaknya dihadapi dengan kesabaran. Perjuangan kita dalam melepaskan diri dari belenggu kemiskinan menuju kemakmuran, tentunya dilakukan sebagai ungkapan rasa syukur kita kepada Allah SWT yang telah menganugerahi kita kehidupan, badan dan keterampilan”. Papar Syafriadi yang akrab disapa Pak Haji.

Seluruh nikmat tersebut merupakan potensi. Menggunakan potensi dengan untuk meraih suatu kemakmuran, adalah suatu penerapan dari konsep syukur kepada ILLahi. Nah, pada titik bersyukur inilah, nikmat dari Allah SWT akan semakin banyak tercurah bahkan berlimpah malah. Tukas Pak Haji sembari memberi semangat kepada Ernawati.

“Badan Baznas Padang akan membantu mengembangkan usaha dagang keliling Ernawati, berupa pemberian modal usaha atau alat transportasi becak motor serta akan diberi pelatihan. Tidak hanya fakir miskin yang menerima bantuan, tetapi juga warga miskin produktif yang masih membutuhkan untuk pengembangan usaha”, tutur Pak Haji kepada media ini.

Warga yang kita berdayakan, akan kita bina dan kita berikan modal usaha sehingga mereka dapat produktif, ungkap Pak Haji.

Penyaluran bantuan sudah menjadi tugas Baznas sesuai aturan nan tentunya adalah yang berhak menerima. Karena zakat, sedekah, serta infak diambil dari berbagai institusi atau lembaga. Penyaluran bantuan Baznas merupakan bagian dari cara membantu warga miskin termasuk pelaku usaha tidak mampu. Ujar Industriadi, salah seorang TIM survei.

“Terimakasih banyak atas perhatian Baznas Padang. Kami butuh pengembangan usaha untuk dagang keliling kami ini, agar perekonomian kami bisa berubah” ujar Ernawati penuh harap.

Sementara, Tokoh Muda masyarakat Padang Sarai, Ahmad Saleh, menyambut baik dan mendukung sepenuhnya bantuan Baznas Padang kepada pelaku usaha kecil, khususnya di Kelurahan Padang Sarai. Sebab dengan adanya bantuan dari Baznas untuk warga yang tidak mampu atau pelaku usaha kecil, semoga dapat meningkatkan ekonomi mereka yang tidak berkecukupan.

“Ini adalah kepedulian yang sangat baik dari Baznas”, terang Ahmad Saleh.

Kepada warga miskin atau pedagang kecil kurang/tidak mampu, khususnya di Padang sarai ini yang sekiranya mendapatkan bantuan dari Baznas. Hendaknya, jadikanlah bantuan tersebut untuk mengembangkan usaha serta dapat meningkatkan penghasilan. Rawat dan kembangkanlah bantuan Baznas itu dengan baik dan serius nantinya, jika sudah diterima, ungkap Ahmad Saleh sembari berpesan.(Red).

LEAVE A REPLY