Home BERITA TERBARU Sang Pemimpin “Takah, Tageh dan Tokoh” Dalam Diri Hendra Saputra SH, M.Si

Sang Pemimpin “Takah, Tageh dan Tokoh” Dalam Diri Hendra Saputra SH, M.Si

126
0
SHARE

Kab. Solok, TI – Dalam menyikapi Pilkada 2020 khususnya untuk di ranah Minang, konsep 3T masih menjadi pedoman utama bagi masyarakat Sumatera Barat. Sebab, 3T yakni “Takah, Tageh dan Tokoh” merupakan tolak ukur masyarakat dalam melihat calon Kepala Daerah yang akan dipilihnya.

Takah adalah performance dan penampilan. Pemimpin nan enak dipandang, punya kharisma dan wibawa disebut ‘Manakah‘. “Takah di mata orang Minang memang sangat menghargai keindahan rupa, intelektualitas, status sosial dan kesuksesan seseorang”. Sebut salah satu tokoh masyarakat yang cukup berpengaruh di Kab. Solok, Datuak Hendrius Suri Dirajo, Sabtu (21/09/19).

Tokoh Masyarakat Kab. Solok, Datuak Hendrius Suri Dirajo

Untuk di Kab. Solok, Hendra Saputra SH, M.Si (Buya Hend) disebut banyak orang dinilai manakah karena wajah tampannya, bertubuh atletis, berpendidikan, agamis serta miliki pergaulan ditingkat nasional dan internasional.

“Selain itu, di Minang ini yang lebih dihargai adalah keindahan moral atau “inner beauty” berbasis religius. Seseorang akan sangat dihormati bila memiliki budi pekerti santun dan berpengetahuan luas dalam ilmu agama, budi baik semacam itu sudah tertanam dalam diri Buya Hend”, paparnya.

Orang Minang punya sikap sendiri dalam menilai seorang calon pemimpin. Mereka lebih suka isi daripada bungkus. Semua yang hanya tampak bagus di luar tapi bermasalah di dalam alias cantik polesan untuk tampil di depan publik saja, dan bukan keindahan hakiki yang berasal dari hati nuraninya. Jelaslah mereka sangat fahami itu.

Kemudian, Tageh atau tegas adalah sikap dasar yang sangat dibutuhkan dalam kepemimpinan. Hendra memiliki kepribadian tegas. Hal itu terlihat dari kepemimpinannya selama ini di berbagai organisasi dan juga sebagai pejabat teras di Pemkot Solok, lanjut dia.

Terakhir, Tokoh dijelaskannya menyoal ketokohan dari seorang Hendra Saputra?. Berbagai jabatan dan penghargaan sudah banyak diembannya dan diraihnya. Hal inilah yang menjadi tolak ukur sehingga membuat namanya terus di-elukan sebagai kandidat Bupati Kab. Solok 2021-2026 yang berada di posisi teratas.

Datuak menambahkan, sewaktu Buya Hend di undang oleh pejabat negara Turkey, Malaysia dan lainnya. Tentulah hal itu menjadikan nagari Kab. Solok tempat berdirinya Ponpes Taruna Rabbani semakin dikenal di mata Internasional (Negara-negara Islam).

“Bahkan para Ulama seperti Ulama di negara Turkey dan Malaysia terlihat sangat menghormati beliau (Buya Hend). Sedangkan untuk di tingkat Sumbar, khususnya di Kab. Solok, Buya Hend sangat berpengaruh dan dicintai sebagai Dai/buya yang cukup dihormati”, tukasnya.

Dengan banyaknya kelebihan yang dimiliki. Tidaklah heran, bila Buya Hend menjadi sosok muda yang sangat tepat untuk memimpin Kab. Solok kedepan. Rakyat sudah tahu, siapa yang pantas dan layak untuk memimpin Negerinya.

Ditempat berbeda ketika dimintai pendapat, sebak haru muncul dari seorang Buya Hend. Senyum khas mengulas terpancar dari wajahnya, ia haturkan puji syukur atas kepercayaan dan segala sudut pandang mengenai kepemimpinan terhadap dirinya. Dengan kalimat “InshaAllah” ia pungkasi perjumpaan kala itu sembari mengharapkan doa dan restu semua kalangan kepadanya.

“Saya mengucapkan banyak terimakasih atas kerjasama masyarakat selama ini, bahu membahu dalam memberikan support untuk kemajuan Kab. Solok. Apabila dapat berbuat untuk kesejahteraan masyarakat saja, saya sudah sangat beryukur kepada Allah SWT, mohon doanya dan restui saya”, ucap Buya Hend. (RED).

LEAVE A REPLY