Home BERITA TERBARU Pemkab Dharmasraya Akan Melaksanakan Delapan Prioritas Pembangunan

Pemkab Dharmasraya Akan Melaksanakan Delapan Prioritas Pembangunan

142
0
SHARE

Pulaupunjung, Target Sumbar – Bupati Dhamasraya melangkah pasti naik podium, saat paripurna DPRD Kabupaten Dhamasraya baru saja dibuka oleh Wakil Ketuanya H. Adi Gunawan dan H. Beny Ridwan. Didampingi para anggota Forkopimda, Sekda H. Adlisman bersama jajaran pejabat eselon II dan III, Bupati dengan terang memaparkan nota keuangan RAPBD 2020.

Dalam paparannya, orang nomor wahid di Kabupaten Dharmasraya itu menjelaskan, prioritas pembangunan yang akan dia laksanakan bersama jajaran eksekutif dan masyarakat luas ada delapan butir. Ke delapan butir itu adalah : Pertama membangun dan meningkatkan kualitas infrastruktur kedua peningkatan produksi, produktifitas pertanian; ketiga peningkatan sinkronisasi serta efektifitas dan efisiensi pembangunan; keempat peningkatan daya saing daerah; kelima peningkatan tata kelola pemerintahan dan aparatur; keenam peningkatan mutu kualitas  pendidikan; ketujuh peningkatan pelayanan kesehatan; dan kedelapan penguatan khasanah budaya dan sejarah daerah.

Adapun untuk membiayai pelaksanaan delapan prioritas itu, Bupati Sutan Riska mengajukan anggaran dengan postur sebagai berikut : pendapatan daerah  ditargetkan sebesar     Rp 695.426.692.262,- yang terdiri dari: Pendapatan Asli Daerah (PAD)  sebesar  Rp. 104.187.531.000,- dan dana perimbangan sebesar            Rp. 544.771.866.000,- serta lain-lain pendapatan daerah yang Sah sebesarRp. 46.467.294.300,-

Sementara Belanja Daerah, dianggarkan sebesar Rp.715.792.788.831,-  yang terdiri dari : belanja tidak langsung sebesar Rp. 428.315.006.494,-

belanja langsung sebesar  Rp. 287.477.782.337,- pembiayaan daerah untuk tahun  anggaran 2020 adalah sebesar  Rp. 20.366.096.569,-

Lebih jauh bupati termuda di Indonesia itu merinci pendapatan daerah dan belanja daerah sebagai berikut: pendapatan daerah, terdiri atas: pendapatan asli daerah, dengan target penerimaan sebesar Rp.104.187.531.000-, terdiri dari:

Pajak daerah sebesar : Rp.28.095.401.000,- retribusi daerah sebesar : Rp.4.744.545.000,- pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan sebesar  :  Rp.   4,641,438,000,- dan lain–lain PAD yang sah, sebesar    : Rp. 66.706.147.000,-

Bupati menekankan target PAD yang ditetapkan pada tahun 2020 berada pada angka yang realistis, artinya angka yang dapat dicapai pada akhir tahun 2020, tentunya dengan memperhatikan potensi yang ada dan kecenderungan penerimaan daerah dari tahun-tahun sebelumnya serta memperhatikan kondisi ekonomi daerah.

Masih dalam hal pendapatan daerah, bupati menyampaikan dana perimbangan, sebesar Rp.802.937.826.000,- yang berasal dari: dana bagi hasil pajak / bagi hasil bukan pajak sebesar : Rp. 18.266.430.000,-  Dana Alokasi Umum (DAU) sebesar : Rp.535.658.048.000,-  Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar : Rp.249.013.348.000,-  dan lain-lain pendapatan daerah yang sah, dengan target sebesar Rp. 120.311.373.300,-, terdiri dari :

pendapatan hibah sebesar  Rp.1,500,000,000,- dana bagi hasil pajak dari provinsi / pemerintah daerah lainnya sebesar Rp.44.967.294.300,- dana penyesuaian dan otonomi khusus sebesar Rp.73.844.079.000,-

Sementara untuk rincian belanja, bupati pemegang satya lencana pembangunan dari presiden ini menyebutkan, belanja daerah, terdiri atas: belanja tidak langsung sebesar Rp. 587.714.069.033,- dengan rincian sebagai berikut:

belanja pegawai sebesar Rp.428.170.455.033,-  belanja hibah sebesar Rp.  41.609.000.000- belanja bantuan sosial Rp.4,100.000,000,- belanja bagi hasil kepada nagari  Rp.2,500.000.000,- belanja bantuan keuangan kepada pemerintahan desa/nagari  sebesar  Rp.109.834.614.000,- belanja tidak terduga sebesar Rp. 1.500.000.000,-

Sementara belanja langsung, yang dialokasikan untuk membiayai program dan kegiatan dalam rangka pelaksanaan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah, dialokasikan anggaran sebesar Rp.498.723.311.869,- dan dikelola oleh masing-masing SKPD terkait sebagai berikut: Dinas Pendidikan sebesar Rp.59.258.871.505,- Dinas Kesehatan sebesar Rp. 70.077.**

LEAVE A REPLY