Home BERITA TERBARU Pemandangan Umum Fraksi Fraksi DPRD Atas Nota Keuangan Bupati 2020

Pemandangan Umum Fraksi Fraksi DPRD Atas Nota Keuangan Bupati 2020

127
0
SHARE

Pulaupunjung, Target Sumbar – Paripurna dengan agenda penyampaian pemandangan umum fraksi fraksi DPRD terhadap Nota Keuangan RAPBD 2020 terasa agak beda dari biasa. Paling tidak hal itu dilihat dari tajamnya sorotan para juru bicara fraksi yang dialamatkan kepada eksekutif. Beberapa kali Wabup H. Amrizal Dt. Rajo Medan terpaksa melepas senyum pahit. Hal senada juga dirasakan oleh Sekda H. Adlisman selaku kepala staf dan sekaligus kepala dapur penyusunan RAPBD 2020.

Namun ketegangan itu rada cair lantaran Wakil Ketua DPRD H. Adi Gunawan memberikan komentar kepada para juru bicara yang bisa membuat pengunjung sidang melepas tawa sejenak. Adi selalu mengaitkan dengan akan majunya sejumlah politisi DPRD ke kursi eksekutif dalam Pilkada tahun depan. Apalagi salah seorang anggota DPRD Ampera Dt. Labuan Basa melakukan interupsi, bahwa dirinya mohon izin meninggalkan sidang lantaran akan mendaftar sebagai calon bupati di Partai Golkar.

Sejumlah sorotan memang tengah dalamatkan kepada eksekutif dalam meramu APBD 2020. Kalangan legislatif mengingatkan, bahwa kalau bisa anggaran tahun depan banyak diarahkan untuk menuntaskan pembangunan infrastruktur dan juga biaya perbaikannya. “Ada beberapa jalan di Kecamatan Sembilan Koto yang membutuhkan perhatian kita bersama,” ujar Rogi alias Chan, anggota Fraksi Gotong Royong dari Dapil I ini.

Selain Rogi, Ade Sudsrman dari PAN juga menyoroti secara tajam komposisi pengusulan anggaran yang digodog para kepala OPD dibawah koordinasi Sekda. Ade Sudarman juga menunjuk sejumlah objek pembangunan yang harus diperhatikan dan masuk dalam prioritas kinerja Pemkab.

Sekda Adlsman membuka diri untuk menerima masukan dari para anggota dewan. Apalagi antara eksekutif dan legislatif akan berhadap hadapan dalam memberikan argumen masing masing. Namun yang pasti, tantangan di 2020 sangat berat. Ada beberapa agenda politik yang mahal ongkosnya, sehingga sejumlah prioritas terpasksa harus diturunkan tensinya. “Tahun depan ada Pilkada, ada Festival Pamalayu, ada rencsna melaksanaakan pekan teknologi informasi nasional dan lan lain, karena itu, mari nanti didiskusikan lebih dalam,” terang Sekda.**

LEAVE A REPLY