Home BERITA TERBARU Wabup RJM Pererat Silaturahim Dengan Lansia

Wabup RJM Pererat Silaturahim Dengan Lansia

129
0
SHARE

Pulaupunjung, Target Sumbar – Sebagai Ketua Komisi Daerah Lanjut Usia (Komda Lansia), Wakil Bupati Dharmasraya, H. Amrizal Dt Rajo Medan, mempunyai perhatian yang cukup besar terhadap keberadaan lansia. Beliau terbilang cukup aktif turun ke lapangan untuk menyambangi para lansia, khususnya yang menyandang masalah sosial.

Seperti hari ini, Kamis (07/11), dengan didampingi Kepala Dinas Sosial P3APPKB Kabupaten Dharmasraya, Bobby Perdana Riza, bersama jajaran pengurus Komda Lansia Dharmasraya dan jajaran pengurus Lembaga Kesejahteraan Lanjut Usia (LKLU), wakil bupati menyambangi beberapa warga lansia yang ada di Kecamatan Pulau Punjung.

Pertama, wabup mengunjungi salah seorang lansia di Jorong Koto Nagari Sikabau. Disana, wabup menjumpai nenek Syafrida (75). Dengan mimik wajah sedikit kaget, nenek Syafrida tampak menyambut wakil bupati beserta rombongan dengan sumringah.

Wabup pun langsung menyalami nenek Syafrida, lalu bertanya-tanya seputar keseharian nenek Syafrida, serta tentang kondisi kesehatannya.

Nenek Syafrida diketahui hanya tinggal seorang diri di rumahnya. Belakangan beliau mengidap penyakit gondok yang saat ini sudah semakin membesar dilehernya.

Melihat kondisi ini, wabup langsung meminta Camat Pulau Punjung dan Wali Nagari Sikabau, Abdul Razak, agar memastikan nenek Syafrida sudah memiliki BPJS, agar beliau memiliki akses untuk dapat memperoleh jaminan kesehatan dari pemerintah. Bahkan wabup juga meminta agar nenek Syafrida diupayakan untuk mendapat pengobatan lewat operasi, karena penyakit gondok yang dideritanya.

Tidak hanya itu, pada kesempatan itu, wabup atas nama Komda Lansia berkolaborasi dengan Lembaga Kesejahteraan Lanjut Usia (LKLU) Dharmasraya, juga menyerahkan bantuan berupa sembako dan suplemen untuk menunjang kebutuhan pokok dan asupan gizi nenek Syafrida.

Setelah dari rumah nenek Syafrida, Wabup bersama rombongan lanjut menyambangi nenek Nurma, yang berada di Jorong Batang Tabek Nagari Tebing Tinggi.

Lain lagi hal yang dialami oleh nenek Nurma. Di usianya yang sudah senja, nenek nurma bahkan tidak punya tempat untuk tinggal, sehingga terpaksa menumpang di salah satu surau yang ada di Jorong Batang Tabek, Surau Lokuok namanya. Di surau itulah nenek Nurma menghabiskan hari-harinya sembari mengurus surau itu.

Menurut Wali Nagari Tebing Tinggi, Sepriadi, nenek Nurma punya seorang anak laki-laki, namun sehari-harinya juga hanya bekerja serabutan dan tinggal menumpang di rumah warga lainnya.

Itulah kenapa saat ini, Pemerintah Nagari Tebing Tinggi, sebut Sepriadi, tengah mengupayakan tanah hibah dari warga setempat untuk dijadikan lokasi rumah nenek Nurma. Sementara untuk bangunan rumahnya, diupayakan bantuan dari pihak Baznas.

“Kalau nanti soal tanahnya sudah clear, agar segera komunikasikan dengan pihak Baznas untuk bantuan bangunannya. Agar nenek Nurma juga punya rumah sebagai tempat tinggal untuk menghabiskan masa tuanya,” pungkas wabup yang disambut anggukan oleh wali nagari Tebing Tinggi.

Selain memberikan bantuan sembako dan suplemen, pada kesempatan itu wabup juga terdengar memberikan semangat kepada lansia, untuk tetap semangat menjalani masa tuanya walaupun dengan fisik yang sudah renta.

Disamping membawa bantuan, Komda Lansia bersama LKLU juga membawa terapis kesehatan dan spiritual untuk memberikan dorongan semangat kepada lansia dalam menjalani hidupnya.

Sedianya, ada beberapa lansia lagi yang akan disambangi wabup pada hari ini bersama Komda dan LKLU. Namun karena ada jadwal rapat paripurna bersama DPRD, wabup hanya berkesempatan mengunjungi dua lansia.

Sementara itu, khusus untuk bantuan yang disalurkan LKLU, menurut Ketua LKLU Dharmasraya, Sisri, ada 50 orang lansia se Dharmasraya yang menjadi sasaran. Bantuan program home care lansia tersebut bersumber dari Kemensos RI.

“Dari 19 lembaga kesejahteraan sosial lansia yang ada di Sumatera Barat, hanya 3 lembaga yang mendapat legalitas dan diberikan kepercayaan untuk menyalurkan bantuan home care lansia, salah satunya adalah Dharmasraya,” ujar Sisri

Adapun, sebut Sisri, bantuan yang disalurkan untuk masing-masing lansia adalah senilai Rp 400 ribu, yang diberikan dalam bentuk kebutuhan makanan dan suplemen untuk lansia.

“Alhamdulillah, meskipun baru berdiri sekitar satu tahunan belakang, LKLU Dharmasraya sudaj langsung diberikan kepercayaan oleh Kemensos,” tukuknya.

Saat ini, menurut Sisri, LKLU Dharmasraya juga tengah berupaya mendapatkan akreditasi lembaga. Jika sudah terakreditasi, kata Sisri, kedepan LKLU Dharmasraya berpeluang untuk dipercaya menyalurkan bantuan sejumlah program yang ada di Kemensos.

“Maka dari itu, kami sangat berharap dukungan dari pemerintah daerah, untuk dapat tetap eksis dalam menyelenggarakan pelayanan sosial bagi masyarakat,” harap Sisri, yang berprofesi sebagai ibu rumah tangga itu. rls**

LEAVE A REPLY