Home BERITA TERBARU RTRW Kota Medan Musti Di Tinjau Setiap 5 tahun

RTRW Kota Medan Musti Di Tinjau Setiap 5 tahun

220
0
SHARE

Sumut, TS – Peraturan Rencana Tata Ruang sejak diperdakan pada tanggal 28 Oktober 2011, telah melewati usia lebih dari 5 tahun. Sesuai dengan undang-undang nomor 26 tahun 2007 tentang penataan ruang pasal 26 ayat 5 menjelaskan, bahwa rencana tata ruang wilayah dapat ditinjau kembali satu kali dalam lima tahun.

Ada beberapa hal yang mendasari pentingnya untuk melakukan peninjauan kembali RTRW kota Medan. Hal ini disampaikan Walikota Medan Drs HT Dzulmi Eldin S, MSi diwakili Sekretaris Daerah Kota Medan Ir Syaiful Bahri Lubis, Senin (18/12) di Balaikota Medan.

Alasan pertama, kata Walikota, untuk melakukan revisi RTRW Kota Medan dalam kontelasi regional memiliki fungsi strategis, mulai dari penetapan sebagai pusat kegiatan nasional dalam rencana tata ruang wilayah nasional hingga sebagai pusat kegiatan di kawasan perkotaan inti dalam remcana tata ruang kawasan perkotaan Mabidangro. Kedudukan dan fungsi RTRW kota Medan seharusnya dapat mengakomodir secara keseluruhan. kenyataannya, bahwa ketimpangan wilayah antara pusat kota dan kawasan Medan Utara sejauh ini tidak memperlihatkan hasil yang signifikan.

Alasan kedua, yang tidak kalah pentingnya adalah dinamika kota. Dalam kurun 5 tahun terakhir ini, cukup banyak program-program strategis yang belum dapat diakomodir sepenuhnya dalam tata ruang. Medan menuju bebas kawasan kumuh 2019 belum sepenuhnya terintegrasi, begitu juga dengan pengembangan transportasi massal dan jaringan perkereta-apian dan beberapa program yang belum diakomodir dalam RTRW kota Medan.

Pemerintah kota Medan telah menyusun draft revisi rencana tata ruang kota Medan yang kami upayakan menjadi rencana tata ruang berkualitas, yang bersinergi, harmonis dan sejalan dengan rencana tata ruang yang mengatur substansi lebih kompleks dan komprehensif, serta dipahami dengan baik oleh seluruh stakeholder pembangunan.

“Revisi RTRW ini sebagai upaya pemerintah daerah untuk memberikan oemahaman yang lebih lengkap terkait RTRW kepada aparat pemerintah, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan lainnya, kemudian kamim peroleh umpan balik dalam rangka menyempurnakan substansinya,“ harap Walikota.(Askr)

LEAVE A REPLY